Syair

Marquez bahkan sudah mengidentifikasi satu pembalap yang bisa mengancam dominasi Ducati.

Pemegang enam gelar juara dunia MotoGP itu memprediksi penantang gelar non-Ducati yang harus diwaspadai.

Dia menegaskan bahwa Brad Binder (Red Bull KTM) akan bersaing untuk MotoGP 2024.

Gelar tahun lalu jatuh ke tangan tiga pembalap Ducati yakni Francesco Bagnaia, Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi.

Bezzecchi tersingkir sebelum Bagnaia memenangkan gelar juara dunia MotoGP kedua berturut-turut, tetapi pembalap terbaik berikutnya adalah Binder.

Binder berakhir di urutan keempat klasemen pada MotoGP 2023. Ini merupakan hasil terbaik dalam kariernya setelah lima podium.

Marquez mengatakan kepada DAZN bahwa Bagnaia dan Martin akan memulai tahun ini sebagai favorit untuk kemenangan.

“Mereka adalah dua pembalap yang harus dikalahkan karena bersaing hingga akhir balapan MotoGP 2023,” kata Marquez dilansir dari Crash.

“Pecco (sapaan akrab Francesco Bagnaia) pada level konsistensi dan pengelolaan situasi dan Martin pada level kecepatan.”

“Mereka pasti ada di sana, dan orang ketiga yang akan saya masukkan adalah Brad Binder, tetapi tergantung pada evolusi KTM.”

KTM bisa dibilang pabrikan dengan posisi terbaik untuk melawan Ducati yang dominan musim ini,

“Jika Anda tidak bisa mendapatkan motor merah, saya yakin (KTM) akan menjadi yang kedua dalam daftar,” ucap pembalap KTM lainnya, Jack Miller.

“Dan sebentar lagi ini akan menjadi yang pertama. Tetapi, bagaimana dengan aspirasi gelar Marquez sendiri?”

Miller sebelumnya pernah menjadi pembalap pabrikan Ducati pada 2018-2022.

Setelah tiga tahun yang buruk, Marquez keluar dari Honda dan akan melakukan debut untuk Gresini Ducati, mengendarai GP23, pada pembuka musim di Qatar pada 8-10 Maret.

“Saya berada pada level mampu memperjuangkannya (gelar) dan itu adalah hal yang paling penting,” ujar Marquez.

Marquez mengatakan tentang tes pascamusim Valencia ketika dia mengendarai motor barunya untuk pertama kalinya.

“Saya sangat gugup. Saya telah menggunakan motor yang sama selama sepuluh tahun dan, meskipun motornya tampak berjalan dengan baik, saya memiliki kekhawatiran,” tutur Marquez.

“Rasa khawatir itu untuk melihat apakah saya tahu bagaimana melakukannya, apakah saya bisa melaju dengan cepat, apakah saya bisa beradaptasi dengan baik,” ujar pembalap 30 tahun itu.

“Tidak peduli seberapa besar Anda ingin berusaha keluar dari ekspektasi, melihat begitu banyak kamera saat Anda meninggalkan garasi akan membuat Anda terkesan.”

Senyumannya, yang muncul setelah balapan pertamanya dengan Ducati membuat paddock heboh.

“Itu adalah senyuman ‘syukurlah saya keluar dan berjalan dengan baik’.”

“Saya telah berganti merek dan ada banyak kegembiraan dari orang-orang. Mereka memberi tahu saya: ‘Anda akan memenangkan kejuaraan dunia!'”

“Saya memberi tahu mereka bahwa saya belum pernah memenangkan perlombaan dalam dua tahun,” aku Marquez.

“Jika saya belum memenangkan balapan dalam dua tahun, saya tidak bisa berharap untuk menyapu bersih, saya tidak bisa berharap untuk memenangkan kejuaraan, pertama-tama saya harus membangun.”

Marquez kembali mengirim pesan kuat pada tes pramusim MotoGP 2024 di Sirkuit Sepang, Malaysia karena simulasi balapannya sangat kompetitif.

Kecepatan dalam satu lap masih perlu ditingkatkan untuk melawan pembalap lain seperti Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), Jorge Martin (Pramac), dan rekan setimnya, Alex Marquez.

Namun, juara dunia delapan kali itu sudah beradaptasi dengan motor Desmosedici GP23 miliknya dengan sangat cepat.

“Kami bekerja keras selama tiga hari ini, tetapi langkah demi langkah adalah poin kuncinya,” kata Marquz erbicara setelah hari ketiga tes di Sirkuit Sepang kepada MotoGP.com dilansir dari Crash.

“Saya tidak pernah panik, saya tidak pernah gugup, saya hanya bekerja di bengkel. Saya tahu bahwa hari pertama dan kedua saya berkali-kali berada di posisi P19 atau ke-20, tetapi saya sangat tenang.”

“Saya hanya mencoba memahami motornya. Di Valencia sedikit lebih mudah dan seperti yang saya perkirakan, sedikit lebih sulit di sini karena ini adalah salah satu sirkuit dalam kalender saya,” ucap pembalap 30 tahun itu.

“Untuk beberapa alasan saya selalu lambat di sini, tetapi selain itu perkembangannya bagus.”

Tes pramusim MotoGP 2024 berikutnya akan berlangsung pada 19-20 Februari mendatang di Sirkuit Lusail, Qatar.